“Ketika orang banyak berbondong-bondong datang, yaitu orang-orang yang dari kkota ke kota menggabungkan diri pada Yesus, berkatalah ia dalam suatu perumpamaan.”

(Lukas 8:4)

Lukas 8:4-15

Yesus memakai cerita, perumpamaan atau ilustrasi dalam menyampaikan firman-Nya kepada orang banyak. Hal ini dilakukan-Nya untuk mempermudah para pendengar mengerti, menyimpan bahkan menanamkan penertian-pengertian yang mendalam akan kebenaran-kebenaran biblikal. Cerita adalah bagian dari apa yang disampaikan Tuhan dalam pelayanan-Nya di muka bumi. Coba perhatikan pengajaran-pengajaran Yesus yang terdapat di seluruh Injil. Ada begitu banyak perumpamaan-perumpamaan. Ilustrasi-ilustrasi yang berhubungan dengan keseharian umat Israel pada waktu itu.

Cerita mudah diingat, cerita mempunyai kekuatan dan daya ingat dalam hati dan pikiran orang banyak. Banyak tulisan dalam Alkitab ditulis dalam bahasa cerita. Bagian terbesar dari kitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa cerita, demikian dengan keempat Injil adalah menceritakan tentang pelayanan Tuhan Yesus di muka bumi ini. Demikian juga dengan kitab Kisah Para Rasul menceritakan pekerjaan Roh Kududs dalam abad-abad pertama dunia dan gereja-Nya.

Salah satu jalan untuk mendapatkan berkat dalam Perjanjian Baru, bahkan seluruh Alkitab, adalah dengan mengerti, menyimpan cerita-cerita Alkitab, di mana kita juga mendapatkan referensi yang kita butuhkan setiap hari. Kalau Yesus menggunakan cerita dalam mengkomunikasikan kebenaran Allah, marilah kita pahami ceritaNya dan biarlah cerita itu menjadikan kebaikan dalam hidup Anda.

“JALAN DAN CARA TUHAN BAIK DAN MUDAH UNTUK DIMENGERTI DAN DIPAKAI SEMUA UMAT MANUSIA”