Saudara yang dikasihi Tuhan,  salam sejahtera bagi kita semua.

Ijinkan kami ingin memberikan klarifikasi sekaligus penjelasan berkaitan dengan pesan dan berita yang merebak di medsos beberapa hari belakangan ini yang menyebutkan “Geger! Pasukan Sipit Perawakan Militer, Apakah Mereka Disiapkan untuk Melawan Demo Anti-Ahok 4 November?” yang muncul pada tanggal 26 Oktober 2016. Dalam berita tersebut disertai rekaman suara wanita dan foto.

Kami mengklarifikasi bahwa salah satu foto yang beredar dan kegiatan yang dilakukan adalah acara kerohanian yang dilakukan oleh Perkumpulan Jaringan Pria Kristen Indonesia ( CMNI ) yang terdaftar dalam KEMENHAN No. AHU-00107.60.10.2014 dan Kanwil agama Provinsi DKI Jakarta dengan No. KW.09.7/BA.01.1/154/2015 .

Berita yang beredar di sosial media dengan rekaman yang dibuat oleh seorang wanita yang kebetulan berada di MTHS pada tanggal 22 Oktober 2016  yang kebetulan waktunya bersamaan dengan acara kelas pembinaan ( kami menamakan KFU – Kelas Follow Up ) bagi para peserta yang telah mengikuti outbound CMN Indonesia. Pada setiap KFU, kami meminta untuk setiap peserta mengenakan pakaian yang diberikan panitia sewaktu outbound sebagai tanda keikutsertaan – sebuah kaos hijau polos berlogo acara dan kegiatan CMNI (BUKAN baju tentara seperti yang diutarakan salah satu nitizen).
Kegiatan KFU ( Kelas Follow Up )  TIDAK ADA HUBUNGANNYA SAMA SEKALI dengan kata-kata yang muncul untuk mempersiapkan pasukan untuk melawan demo Anti Ahok tgl 4 November 2016. Pesan dan isi berita tersebut telah menyimpang dan berbeda dengan apa yang sesungguhnya terjadi.

Foto yang ditampilkan berdekatan dengan truk TNI itu adalah juga peserta dari acara kerohanian CMNI yang telah selesai dari kegiatan outbound kami pada tanggal 8 Oktober silam dan hendak melanjutkan wisata belanja batik di Thamrin Square.

Outbound yang dilaksanakan oleh CMNI telah digagas sekian tahun lalu bertujuan menolong pria berfungsi sebagai ayah dan suami yang tetap tegar di tengah masa-masa sukar mereka dalam keluarga dan pekerjaan.
Materi yang diajarkan di outbound maupun di KFU antara lain sebagai berikut:

1. berdoa bagi keluarga dan bangsa,
2. belajar saling membantu kepada saudara-saudara yang ada dalam kesukaran,
3. memiliki ketabahan hati ketika keluarganya ada dalam masalah dan
4. bertanggung jawab untuk menjaga keutuhan rumah tangga.

Selanjutnya perihal gambar/foto yg terlihat adanya kumpulan orang menggunakan kaos dengan gambar seperti Salib, dengan sikap tubuh olahraga dengan kuda-kuda (seperti bela diri) BUKANLAH kegiatan dari organisasi kami lakukan. Foto yang dibuat dan dikaitkan dengan kegiatan kami sama sekali TIDAK BENAR.

Demikian surat klarifikasi ini kami buat untuk membersihkan nama baik perkumpulan kami dan surat yang kami buat ini dapat dipertanggung jawabkan secara hukum.

Hormat kami,
Ferdy P Panggabean CMN Indonesia